CLOSE AD ✕
ADVERTISEMENT
CLOSE AD ✕
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Samsudin Resmi Laporkan Dugaan Pengeroyokan Di Polresta Tangerang,Dituduh Penyusup Saat Muscab PKB Tangerang



KABUPATEN TANGERANG - Pelaksanaan persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Tangerang yang seharusnya berjalan khidmat justru berakhir ricuh. Insiden yang terjadi pada Jumat (10/04/2026) tersebut kini resmi masuk ke ranah hukum.

Samsudin, salah satu peserta yang menjadi korban dalam kericuhan tersebut, telah melayangkan laporan resmi ke Polresta Tangerang. Ia mengaku menjadi sasaran pengeroyokan dan intimidasi oleh sejumlah oknum saat mencoba menyampaikan aspirasi.

Kronologi Kejadian: Berawal dari Aspirasi, Berakhir Ricuh

Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lapangan, ketegangan bermula ketika Samsudin hendak menyuarakan pendapatnya mengenai proses penentuan Calon Pimpinan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten Tangerang.

Namun, situasi mendadak memanas saat beberapa pihak di lokasi meneriakinya sebagai “penyusup”. Tuduhan tersebut memicu aksi saling dorong yang berujung pada tindakan kekerasan fisik.

“Saya hanya ingin menyampaikan aspirasi, tapi tiba-tiba suasana berubah dan saya dituduh sebagai penyusup. Setelah itu terjadi pengeroyokan,” ujar Samsudin saat memberikan keterangan kepada awak media.

Alami Luka Fisik dan Trauma Psikis

Saat insiden terjadi, Samsudin sedang membentangkan spanduk aspirasi. Akibat pengeroyokan tersebut, ia mengklaim mengalami luka fisik serta kerugian materiil dan immateriil yang cukup berat.

Tak hanya luka di tubuh, Samsudin juga menyoroti dampak psikologis yang dialami keluarganya akibat video kericuhan yang tersebar luas di media sosial.

  • Kerugian Fisik: Mengalami luka akibat benturan dan aksi dorong.

  • Kerugian Materiil: Kerusakan atribut dan perlengkapan pribadi.

  • Dampak Mental: Trauma keluarga melihat visual kekerasan yang viral.

“Saya merasa dirugikan secara fisik, materiil, dan juga mental. Keluarga saya saja sampai menangis melihat video yang beredar luas terkait kericuhan tersebut,” tambahnya dengan nada kecewa.

Laporan Resmi di Polresta Tangerang

Tak terima dengan perlakuan yang diterimanya, Samsudin menyambangi SPKT Polresta Tangerang untuk mencari keadilan. Laporan tersebut diterima melalui jajaran Reserse Kriminal sebagai Laporan Pengaduan (Dumas).

Pihak kepolisian menyatakan akan segera melakukan pendalaman dan menindaklanjuti laporan tersebut setelah seluruh berkas pendukung dinyatakan lengkap.


Pihak DPC PKB Belum Berikan Klarifikasi

Hingga berita ini diterbitkan, pihak DPC PKB Kabupaten Tangerang belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden kericuhan maupun tuduhan pengeroyokan yang menimpa Samsudin.

Kasus ini kini sepenuhnya berada dalam penanganan aparat kepolisian Polresta Tangerang untuk mengungkap aktor-aktor yang terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.


Editor: Dd Hasan 

Tag: #MuscabPKB #KabupatenTangerang #PolrestaTangerang #KericuhanPKB #BeritaTangerang #HukumDanKriminal

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Samsudin Resmi Laporkan Dugaan Pengeroyokan Di Polresta Tangerang,Dituduh Penyusup Saat Muscab PKB Tangerang
  • Samsudin Resmi Laporkan Dugaan Pengeroyokan Di Polresta Tangerang,Dituduh Penyusup Saat Muscab PKB Tangerang
  • Samsudin Resmi Laporkan Dugaan Pengeroyokan Di Polresta Tangerang,Dituduh Penyusup Saat Muscab PKB Tangerang
  • Samsudin Resmi Laporkan Dugaan Pengeroyokan Di Polresta Tangerang,Dituduh Penyusup Saat Muscab PKB Tangerang
  • Samsudin Resmi Laporkan Dugaan Pengeroyokan Di Polresta Tangerang,Dituduh Penyusup Saat Muscab PKB Tangerang
  • Samsudin Resmi Laporkan Dugaan Pengeroyokan Di Polresta Tangerang,Dituduh Penyusup Saat Muscab PKB Tangerang

Posting Komentar