HARGA MINYAK DUNIA TURUN KE $76-80/BBL, APAKAH HARGA BBM IKUT TURUN?
Kabupaten Tangerang | | Karyaindonesianews.com- Harga minyak dunia kompak turun pekan ini. Data terbaru, Jumat 19 Juni 2026: WTI Crude di $76,51/bbl dan Brent Crude di $80,38/bbl. Penurunan ∼21% sebulan terakhir dipicu gencatan senjata Israel-Hezbollah dan kesepakatan AS-Iran buka Selat Hormuz. Minggu 21/06/2026
Banyak warga langsung berharap harga BBM Pertamax, Dexlite, Pertamax Turbo ikut turun. Tapi faktanya tidak semudah itu.
5 Fakta Penentu Harga BBM di SPBU:
1. Acuannya MOPS, bukan minyak mentah
Harga BBM nonsubsidi RI pakai Mean of Platts Singapore MOPS - rata-rata harga BBM jadi di Singapura, bukan harga minyak mentah mentah. Jadi meski WTI turun, kalau MOPS Singapura stabil, harga BBM bisa tetap.
2. Ada jeda waktu penyesuaian
Jubir ESDM Dwi Anggia: _"Ketika harga minyak dunia turun, sudah bisa dipastikan harga BBM non-subsidi juga akan turun. Begitu juga sebaliknya". Tapi pakai rumus rata-rata MOPS periode tertentu, bukan harga harian. Jadi ada jeda sebelum berubah di SPBU.
3. Kurs Rupiah sangat pengaruh
Transaksi minyak/BBM pakai dolar AS. Kalau rupiah melemah, biaya impor naik walau harga minyak dunia turun. Dampak ganda ini bikin harga BBM kadang melonjak lebih tajam.
4. Biaya distribusi + margin
Harga MOPS ditambah biaya angkut, storage, margin SPBU, PPN, PBBKB. Jadi tidak 1:1 dengan harga minyak mentah.
5. BBM Subsidi beda cerita
Premium, Pertalite, Solar subsidi harganya ditetapkan pemerintah. Turun-naiknya tergantung kebijakan APBN, bukan langsung ikut MOPS. 8908
Kesimpulan:
Harga minyak dunia turun ke $76-80/bbl = sinyal bagus. BBM nonsubsidi seperti Pertamax berpeluang turun. Tapi kapan dan berapa besarnya tergantung MOPS, kurs USD/IDR, dan periode hitung ESDM. Tidak bisa "besok langsung turun". 46f68908
Warga bisa pantau pengumuman harga BBM Pertamina tiap tanggal 1 dan 15 tiap bulan.
Redaksi-kirman

Posting Komentar