DALAM RANGKA HUT RI KE 81 FINAL TURNAMEN SEPAK BOLA MENJADI RUSUH
Final turnament sepakbola antar RT di Desa Kemuning antara Kp.Sondol Rt.19 melawan Kp.Tonjong Rt.03 berakhir Rusuh Senin, 17/8/26.
Tangerang karya Indonesia com/ Insiden ini bermula dari ketidakpuasan sejumlah penonton terhadap keputusan wasit yang dinilai berat sebelah.
Ketidakpuasan memuncak ketika wasit mengeluarkan sejumlah keputusan yang dianggap merugikan tim Kp.Sondol,menurut laporan salah satu warga kejadian bermula saat Kp.Sondol Rt.19 tertinggal 0-1 dari Kp.Tonjong Rt.03 Tim sepakbola Kp.Sondol
saat sedang menyerang lawan bola terkena tiang gawang dan jatuh di garis gawang dan ditendang pemain Kp.Tonjong Keluar lapangan, pengadil lapangan memutuskan bola tersebut belum masuk,sementara penonton menganggap bola sudah melewati garis Tak terima dengan hal itu, puluhan penonton tiba-tiba menerobos masuk ke tengah lapangan dengan niat mengejar wasit pertandingan.
Situasi sempat memanas, Panitia serta kepolisian dari Polsek Kresek bertindak cepat menghalau massa dan mengamankan wasit ke tempat yang lebih aman. Berkat upaya pengamanan tersebut, bentrokan fisik antara pendukung kedua tim dapat dicegah namun wasit harus dilarikan ke Rumah Sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.
Pada saat kericuhan terjadi, skor pertandingan sudah menunjukkan angka 0-1 untuk keunggulan tim Kp.Tonjong Rt.03.
Disaat situasi memanas sudah mereda datang Kepala Desa Kemuning, Bpk. Jamaludin melontarkan ucapan yang dianggap menyinggung dan menyakiti hati warga Kp.Sondol, Tak terima dengan ucapan Kepala Desa Kemuning warga Kp.Sondol yang terdiri dari 4 (RT) mendatangi Kantor Desa Kemuning hingga malam hari bukan untuk mempermasalahkan pertandingan lagi tetapi untuk meminta klarifikasi terkait ucapan beliau,yang dianggap warga sentimen terhadap warga Kp.Sondol.
Untuk informasi mengenai warga Kp.Sondol gruduk Kantor Desa Kemuning ada di postingan berikut nya👉🏼(red tiem s.)



Posting Komentar