CLOSE AD ✕
ADVERTISEMENT
CLOSE AD ✕
ADVERTISEMENT

DINKES KAB. TANGERANG LEMPAR KONFIRMASI KASUS MENINGGALNYA NOPI HAERANI, SEKJEN PELOPOR INDONESIA SAYANGKAN SIKAP INSTANSI KESEHATAN


Kabupaten Tangerang | | Karyaindonesianews.com- Upaya konfirmasi terkait meninggalnya pasien bernama Nopi Haerani di Puskesmas Cisoka, Kabupaten Tangerang, belum membuahkan hasil. Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang meminta awak media untuk melakukan klarifikasi terlebih dahulu bersama Camat dan Kepala Puskesmas Cisoka. Senin 21/09/2026


Kronologis upaya konfirmasi yang dilakukan awak media:

Kamis 17 Sept 2026 pukul 15.28 WIB awak media menghubungi Kapus Cisoka drg. Reta Rianti via WA tidak dijawab. Kemudian menghubungi Camat Cisoka yang menjawab "mangga kang Agi, wawancara langsung aja ya, saya lagi periksa kolestrol dulu. Paling besok pagi."

Pukul 19.10 WIB awak media datang langsung ke Puskesmas Cisoka hanya ditemui security dan dijanjikan akan dihubungkan ke dokter jaga, namun tidak ada panggilan balik.

Jumat 18 Sept 2026 pukul 08.13 WIB drg. Reta Rianti baru membalas "silahkan pak saya ada di pkm hari ini sampai jam 14.00".

Senin 21 Sept 2026 awak media mendatangi Dinkes Kab. Tangerang, Kadinkes disebut sedang dinas luar. Awak media ditemui dr. Indri yang menolak wawancara dengan mengatakan "Tidak. Sebelumnya sudah melakukan klarifikasi apa belum ke pihak puskesmas, silahkan klarifikasi dulu karena sudah ditunggu oleh pak camat," kata dr. Indri.


Menanggapi saling lempar tanggung jawab tersebut, Sekjen Pelopor Indonesia, Zuliar alias Heru menyayangkan sikap petugas instansi pemerintah, khususnya di bidang kesehatan.


STATEMENT SEKJEN PELOPOR INDONESIA:


"Saya sangat menyayangkan sikap petugas instansi pemerintah, khususnya di Dinas Kesehatan, Puskesmas Cisoka, yang saling lempar tanggung jawab dan tidak memberikan tanggapan resmi saat awak media meminta klarifikasi terkait meninggalnya warga, Nopi Haerani.


Seharusnya sebagai pelayan publik, Dinkes, Camat, dan Kapus Cisoka itu terbuka, transparan, dan memberikan penjelasan kronologis serta SOP rujukan pasien. Justru dengan sikap saling lempar dan bungkam seperti ini, membuat masyarakat dan kami sebagai kontrol sosial menjadi bingung atas sikap mereka.


Padahal tugas media dan LSM itu membantu pemerintah meluruskan informasi agar tidak menjadi liar di masyarakat. Jika ada kejadian pasien meninggal di Puskesmas, jelaskan saja secara resmi, apa penyebabnya, sudah sesuai SOP atau belum, kendala rujukan ke RSUD Balaraja dimana.


Kami minta Bupati Tangerang dan Kadinkes Kab. Tangerang turun tangan mengevaluasi pelayanan Puskesmas Cisoka dan Dinkes. Jangan sampai masyarakat takut berobat ke Puskesmas," tegas Heru Permana, S.H., Sekjen Pelopor Indonesia, Senin (21/9/2026) di Tangerang.


Heru menambahkan, Pelopor Indonesia akan melayangkan surat audiensi resmi ke Dinkes Kab. Tangerang, Camat Cisoka, dan Puskesmas Cisoka untuk meminta transparansi kasus Nopi Haerani.


Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi tertulis dari Dinkes Kabupaten Tangerang terkait penyebab meninggalnya Nopi Haerani.


Redaksi masih membuka ruang hak jawab seluas-luasnya sesuai UU No.40 Tahun 1999 tentang jurnalistik


Heru Pelopor 

Redaksi

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • DINKES KAB. TANGERANG LEMPAR KONFIRMASI KASUS MENINGGALNYA NOPI HAERANI, SEKJEN PELOPOR INDONESIA SAYANGKAN SIKAP INSTANSI KESEHATAN
  • DINKES KAB. TANGERANG LEMPAR KONFIRMASI KASUS MENINGGALNYA NOPI HAERANI, SEKJEN PELOPOR INDONESIA SAYANGKAN SIKAP INSTANSI KESEHATAN
  • DINKES KAB. TANGERANG LEMPAR KONFIRMASI KASUS MENINGGALNYA NOPI HAERANI, SEKJEN PELOPOR INDONESIA SAYANGKAN SIKAP INSTANSI KESEHATAN
  • DINKES KAB. TANGERANG LEMPAR KONFIRMASI KASUS MENINGGALNYA NOPI HAERANI, SEKJEN PELOPOR INDONESIA SAYANGKAN SIKAP INSTANSI KESEHATAN
  • DINKES KAB. TANGERANG LEMPAR KONFIRMASI KASUS MENINGGALNYA NOPI HAERANI, SEKJEN PELOPOR INDONESIA SAYANGKAN SIKAP INSTANSI KESEHATAN
  • DINKES KAB. TANGERANG LEMPAR KONFIRMASI KASUS MENINGGALNYA NOPI HAERANI, SEKJEN PELOPOR INDONESIA SAYANGKAN SIKAP INSTANSI KESEHATAN

Posting Komentar