CLOSE AD ✕
ADVERTISEMENT
CLOSE AD ✕
ADVERTISEMENT

Proyek Hotmix di Panongan Disorot, Ketua JPK RI DPW Banten Desak Camat Jangan Cairkan Proyek Bermasalah: Bongkar dan Kerjakan Ulang!


TANGERANG
, KaryaIndonesia.com | Polemik proyek pemeliharaan Hotmix di Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang yang ramai diberitakan bermasalah, mendapat reaksi keras dari Ketua JPK RI (Jaringan Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia) DPW Banten, Muslik, S.Pd., M.Cs.

Kepada awak media yang menyambangi kantornya di Kawasan Citra Raya, Panongan, Kabupaten Tangerang, Kamis, 29 Oktober 2026, Muslik secara tegas mendesak pihak Kecamatan Panongan untuk menahan pencairan anggaran proyek yang diduga tidak sesuai spesifikasi teknis.

"Saya minta dengan tegas kepada pihak Kecamatan Panongan, jangan dulu mencairkan proyek yang bermasalah. Kalau memang kualitasnya buruk, harus digelar ulang, kalau perlu dibongkar total dan dikerjakan ulang dari nol. Ini uang rakyat, bukan uang pribadi pemborong," tegas Muslik.

Ia menyoroti salah satu proyek yang menjadi perbincangan warga, yakni Proyek Pemeliharaan Hotmix Jl. Kp. Cibango, Desa Serdangkulon, Kecamatan Panongan.



Menurut pantauan di lapangan dan laporan warga, proyek tersebut diduga dikerjakan asal jadi. Hasil pengaspalan terlihat tipis, tidak rata, dan sudah mulai retak padahal baru beberapa hari selesai dikerjakan.

"Itu di Kp. Cibango, Desa Serdangkulon itu contoh nyata. Baru selesai sudah bergelombang dan retak. Bagaimana mau tahan lama? Ini jelas ada indikasi pengurangan volume dan tidak sesuai RAB," ungkapnya.

Muslik menegaskan, pihaknya sebagai lembaga kontrol sosial yang tergabung dalam JPK RI akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Ia meminta Camat Panongan, Kasi Ekbang, hingga Inspektorat Kabupaten Tangerang turun langsung melakukan uji petik dan audit fisik sebelum melakukan Provisional Hand Over (PHO).

"Jangan coba-coba main mata dengan rekanan nakal. Kalau tetap dicairkan padahal pekerjaan bobrok, kami JPK RI DPW Banten akan buat laporan resmi ke Aparat Penegak Hukum (APH), ke Kejari Kabupaten Tangerang. Kita tidak akan biarkan uang negara Rp ratusan juta habis sia-sia," tandasnya.

Muslik juga membuka posko pengaduan bagi warga Panongan yang mengetahui adanya proyek bermasalah di desanya masing-masing.

"Kantor kami di Citra Raya terbuka 24 jam untuk laporan masyarakat. Mari kita awasi bersama pembangunan di Panongan," pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kecamatan Panongan belum dapat dikonfirmasi.

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Proyek Hotmix di Panongan Disorot, Ketua JPK RI DPW Banten Desak Camat Jangan Cairkan Proyek Bermasalah: Bongkar dan Kerjakan Ulang!
  • Proyek Hotmix di Panongan Disorot, Ketua JPK RI DPW Banten Desak Camat Jangan Cairkan Proyek Bermasalah: Bongkar dan Kerjakan Ulang!
  • Proyek Hotmix di Panongan Disorot, Ketua JPK RI DPW Banten Desak Camat Jangan Cairkan Proyek Bermasalah: Bongkar dan Kerjakan Ulang!
  • Proyek Hotmix di Panongan Disorot, Ketua JPK RI DPW Banten Desak Camat Jangan Cairkan Proyek Bermasalah: Bongkar dan Kerjakan Ulang!
  • Proyek Hotmix di Panongan Disorot, Ketua JPK RI DPW Banten Desak Camat Jangan Cairkan Proyek Bermasalah: Bongkar dan Kerjakan Ulang!
  • Proyek Hotmix di Panongan Disorot, Ketua JPK RI DPW Banten Desak Camat Jangan Cairkan Proyek Bermasalah: Bongkar dan Kerjakan Ulang!

Posting Komentar