H. ROBINSAR LANTIK 8 DEPICAB SOKSI SE BANTEN
Ketua Depidar XXVIII SOKSI Provinsi Banten H. Robinsar menegaskan pelantikan delapan Depicab bukan sekadar seremonial, tetapi momentum memperkuat konsolidasi, kaderisasi, kerja nyata di masyarakat, dan kontribusi politik organisasi.l
Ketua Depidar XXVIII SOKSI Provinsi Banten H. Robinsar bersama Ketua Harian Depinas SOKSI Dr. H. TB. Iman Ariyadi, S.Ag., M.M., jajaran pengurus, dan delapan Depicab SOKSI se-Banten seusai pelantikan di Royal Krakatau Hotel, Kota Cilegon, Sabtu (8/8/2026).
Cilegon karya Indonesia com. — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (Depidar) XXVIII Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Provinsi Banten, H. Robinsar, resmi melantik delapan Dewan Pimpinan Cabang (Depicab) SOKSI se-Provinsi Banten di Royal Krakatau Hotel, Kota Cilegon, Sabtu (8/8/2026).
Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi SOKSI Banten untuk memperkuat struktur organisasi hingga tingkat kabupaten dan kota, sekaligus mempertegas arah konsolidasi kader dalam menjalankan program sosial, kemasyarakatan, kaderisasi, serta kontribusi organisasi terhadap perjuangan Partai Golkar.
banner 336x280
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Harian Dewan Pimpinan Nasional (Depinas) SOKSI Dr. H. TB. Iman Ariyadi, S.Ag., M.M., jajaran pengurus Depidar SOKSI Provinsi Banten, para pengurus Depicab yang dilantik, serta kader SOKSI dari berbagai wilayah di Provinsi Banten.
Dengan dikukuhkannya delapan Depicab, struktur organisasi SOKSI di Banten diharapkan semakin solid dan mampu bergerak secara lebih terkoordinasi. Pengurus yang menerima amanah diminta segera menjalankan roda organisasi, menyusun program kerja, serta memperkuat hubungan dengan kader dan masyarakat di wilayah masing-masing.
Dalam arahannya, H. Robinsar menegaskan bahwa pelantikan pengurus tidak boleh berhenti pada seremoni. Setelah struktur terbentuk, seluruh jajaran memiliki tanggung jawab untuk membuktikan eksistensi organisasi melalui kerja nyata dan kebermanfaatan di tengah masyarakat.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial. Setelah dilantik, seluruh pengurus harus bergerak, melakukan konsolidasi, membangun organisasi, dan hadir di tengah masyarakat,” ujar Robinsar.
Ia meminta setiap Depicab segera melakukan konsolidasi internal, memperkuat komunikasi antarkader, serta membangun jaringan organisasi hingga tingkat bawah. Soliditas struktur dinilai menjadi modal penting agar SOKSI mampu menjalankan agenda organisasi secara efektif dan berkelanjutan.
Menurut Robinsar, kekuatan SOKSI tidak cukup hanya ditunjukkan melalui kelengkapan kepengurusan. Organisasi juga harus mampu menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat, termasuk dalam bidang sosial, ekonomi, ketenagakerjaan, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan
kapasitas kader.
“Kita ingin SOKSI di Banten semakin solid, semakin kuat, dan semakin dekat dengan masyarakat. Kader harus hadir dengan kerja nyata, bukan hanya ketika ada momentum politik,” tegasnya.
Robinsar juga mempertegas arah politik organisasi dengan mengajak seluruh kader SOKSI di Banten memperkuat kontribusi terhadap Partai Golkar di wilayah masing-masing.
“Saya tegaskan kepada semua kader SOKSI agar bersama-sama memenangkan Golkar di masing-masing wilayah,” ujarnya.
Menurutnya, target politik tersebut harus dibangun melalui konsolidasi yang berkesinambungan, kedekatan dengan masyarakat, serta kemampuan kader menjawab berbagai persoalan yang berkembang di tingkat lokal.
Ia mengingatkan bahwa kekuatan politik tidak hanya lahir dari struktur formal organisasi, melainkan juga dari kepercayaan masyarakat yang dibangun melalui kerja sosial, komunikasi yang baik, konsistensi pelayanan, serta keberadaan kader di tengah kehidupan masyarakat.
Karena itu, seluruh Depicab diminta menyusun program konkret sesuai karakteristik dan kebutuhan wilayah masing-masing. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat fungsi SOKSI sebagai organisasi kader sekaligus memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Kehadiran Ketua Harian Depinas SOKSI Dr. H. TB. Iman Ariyadi, S.Ag., M.M. dalam pelantikan tersebut juga memperlihatkan pentingnya kesinambungan konsolidasi organisasi dari tingkat nasional, provinsi, hingga kabupaten dan kota.
Sinergi antara Depinas, Depidar, dan Depicab diharapkan dapat memperkuat proses kaderisasi, meningkatkan kapasitas organisasi, serta memastikan setiap agenda dan program SOKSI dapat diterjemahkan secara efektif sampai ke tingkat daerah.
Dengan struktur Depicab yang semakin lengkap, SOKSI Banten juga didorong menjadi wadah pengembangan kader yang memiliki kemampuan organisasi, kepedulian sosial, wawasan kebangsaan, serta kapasitas untuk berpartisipasi dalam pembangunan daerah.
Robinsar menekankan pentingnya menjaga nama baik organisasi dan menjalankan amanah kepengurusan secara bertanggung jawab. Kekompakan, komunikasi, dan disiplin organisasi harus terus dijaga agar perbedaan pandangan tidak berkembang menjadi konflik internal yang dapat melemahkan gerakan.
“Kita harus bekerja bersama. Jangan berjalan sendiri-sendiri. Seluruh Depicab harus membangun kekuatan organisasi di wilayah masing-masing dan melakukan konsolidasi secara berkelanjutan,” katanya.
Pelantikan delapan Depicab tersebut sekaligus menjadi momentum SOKSI Banten untuk mempersiapkan berbagai agenda organisasi dan politik ke depan dengan struktur yang lebih terorganisasi serta pola koordinasi yang semakin kuat.
Melalui konsolidasi yang terukur, SOKSI Banten berharap dapat memperluas basis kader, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program organisasi, dan memperkuat kontribusinya terhadap pembangunan Provinsi Banten.
Robinsar menegaskan bahwa soliditas menjadi modal utama SOKSI untuk menjalankan agenda organisasi sekaligus mendukung perjuangan politik Partai Golkar. Karena itu, setiap kader diharapkan mengedepankan kerja bersama, etika organisasi, kedekatan dengan masyarakat, dan konsistensi dalam menjalankan program.
Pelantikan yang berlangsung dalam suasana penuh semangat tersebut ditutup dengan komitmen bersama jajaran SOKSI se-Banten untuk memperkuat konsolidasi, memperluas jaringan kader, meningkatkan kerja nyata di masyarakat, dan membangun organisasi secara berkelanjutan.
Dengan terbentuknya delapan Depicab, SOKSI Banten memasuki fase konsolidasi baru dengan tantangan berikutnya: memastikan struktur yang telah terbentuk benar-benar bergerak, bekerja, dan mampu mengubah kekuatan organisasi menjadi manfaat bagi masyarakat serta kontribusi nyata bagi perjuangan politiknya.(tiem)



Posting Komentar